Senin, 13 Januari 2014
Minggu, 05 Januari 2014
Pelantikan Kepengurusan PMV Sakyawanaram 2014-2015
Masa bakti 2012-2014 yang diketuai oleh sdra. Tommy telah dilanjutkan dengan kepengurusan masa bakti 2014-2015, Selamat atas pelantikan Kepengurusan PMV Sakyawanaram masa bakti 2014 -2015 , Semoga dengan kepengurusan yang baru dilantik dengan diketuai oleh sdri. Annitha Desiana Sari, dapat terus mengabdikan diri pada Buddha Dharma dan memajukan Pemuda Buddhayana di Indonesia. Semoga Sang Tiratana selalu melindungi kita semua . . . Sadhu . . Sadhu . . Sadhu . .
![]() |
| Annitha (ketua masa bakti 2014-2015) |
![]() |
| Kepengurusan masa bakti 2014-2015 |
Senin, 30 Desember 2013
Liputan Bebas STKN - “Becoming an Outstanding Youth Generation”
Bagaimana menjadi
generasi yang luar biasa? How to become
an outstanding youth generation? Sarasehan dan Temu Karya Nasional (STKN)
Sekber PMVBI (Pemuda Buddhayana) yang tengah berlangsung di Jawa Timur
mengangkat tema “Becoming an Outstanding
Youth Generation”. Yuk kita sama-sama belajar dan berkembang menjadi
generasi muda yang luar biasa, guys!
Acara STKN diawali
dengan acara pembukaan yang luar biasa, dikemas dengan isi acara yang menarik dan
pembicara yang memberikan kata sambutan yang membakar semangat dan sisi outstanding yang ada dalam diri seluruh
peserta dari Sabang hingga Merauke. Pembicara yang mengisi sesi sarasehan juga
memberikan wawasan, semangat, dan motivasi yang membakar semangat kami pula
tentunya. Kami dapat melihat mereka menjadi sosok tokoh yang luar biasa karena
berkiprah di Keluarga Buddhayana Indonesia. Dr. Ponijan Liaw menceritakan kisah
hidupnya yang menjadi luar biasa karena berkiprah di Sekber PMVBI. Y.A.
Mahathera Viriyanadi juga menceritakan kiprahnya selama menjadi biksu hingga
menjadi sosok yang luar biasa dalam Sangha Agung Indonesia. Bhante juga
merupakan pendiri Mahavihara Mojopahit Buddhist Center, yang menjadi salah satu
pusat Buddhist (Buddhist Center) di
Indonesia.
Di hari pertama, 28
Desember 2013 pagi kami juga berkesempatan bertemu dengan sosok outstanding di Indonesia yakni Menteri
BUMN, Dahlan Iskan. Kami melakukan senam pagi sebagai salah satu bentuk
kinestetika atau olah tubuh, yang merupakan salah satu kunci agar menjadi
pemuda yang outstanding menurut
Dahlan Iskan. Selain itu Dahlan Iskan membagikan tiga kunci lainnya yakni
logika, etika,dan estetika. Apabila kita dapat
mengembangkan keempat kunci ini, niscaya kita dapat menjadi generasi muda yang outstanding!
Suasana Rally Games
Sesi Sarasehan oleh Dirjen Bimas Agama Buddha Republik Indonesia
Malamnya, kami
berkesempatan sesi sarasehan terakhir bersama Direktur Jendral Bimbingan
Masyarakat (Dirjen Bimas) Agama Buddha Republik Indonesia, Bapak Joko Wuryanto
yang merupakan tokoh agama Buddha nomor 1 di pemerintah Republik Indonesia.
Beliau memberikan motivasi dan semangat bagi para Pemuda Buddhayana yang
berkumpul atau bersarasehan di Jawa Timur. Beliau juga memberikan informasi
mengenai program unggulan Dirjen Bimas yang sesungguhnya bisa bersinergi dengan
Sekber PMVBI. Beliau juga memberikan dukungan penuh terhadap program-program
Sekber PMVBI. Salah satunya dengan memberikan dukungan berupa materi dari pemerintah
apabila Sekber PMVBI dapat membuat program unggulan yang tentunya dapat
bermanfaat luar biasa bagi kemajuan Agama Buddha Indonesia.
Foto bersama antara Dirjen Bimas Agama Buddha Republik Indonesia bersama Ketua SEKBER PMVBI dari 23 Provinsi
Baru dua hari berlangsung di STKN, namun kami mulai dapat menggali sisi outstanding yang sesungguhnya telah ada dalam diri kami. Seperti yang ditemukan oleh guru junjungan kita, Buddha Gautama bahwa setiap makhluk telah memiliki benih Ke-Buddha-an dalam diri mereka. Kita memiliki kesempatan agar menumbuhkan benih tersebut hingga kita mencapai pencerahan sempurna, terbebas dari penderitaan dan menjadi manusia yang bahagia, damai, dan tentunya luar biasa atau outstanding.Kita juga memiliki benih tersebut. So, kita juga bisa menjadi manusia yang luar biasa, guys! Terima kasih kepada acara STKN yang dapat memberikan kesempatan bagi kami untuk belajar dan berkembang terus menjadi generasi muda yang luar biasa. We can become an outstanding youth generation!
Liputan Perlombaan Sarasehan & Temu Karya Nasional 2013 Sekber PMVBI (Pemuda Buddhayana)
Outstanding Pemuda Buddhayana Indonesia
Dua hari telah berlangsung di
Sarasehan & Temu Karya Nasional X Sekber PMVBI (Pemuda Buddhayana) yang
berlangsung di Jawa Timur. Di hari kedua, 29 Desember 2013 mulai berlangsung
acara temu karya yang menjadi sarana berkarya bagi seluruh Pemuda Buddhayana
dari Sabang hingga Merauke. Ada dua acara temu karya atau lomba yakni Lomba
Cepat Tepat Dharma dan Lomba Cerita GABI. Lomba ini dibagi menjadi dua sesi.
Perlombaan Cepat Tepat Dharma
Kemudian dilanjutkan pada sesi kedua yang dimulai pada pukul 21.00 sampai pukul 23.00. Ronde ketiga terdiri dari Sumatera Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada ronde ketiga ini yang lolos pada babak penyisihan adalah Jawa Timur dengan skor 1850. Dilanjutkan dengan ronde keempat, yakni Riau, Jambi, Jawa Tengah, dan Banten.Yang berhasil lolos pada ronde keempat yaitu Jawa Tengah dengan skor 1800. Di Lomba Cepat Tepat Dharma, tiap
kontingen dapat menguji kecepatan dan ketepatan dalam mengingat Dharma ajaran
Buddha dan sejarah kerajaan di Indonesia. Pemuda Buddhayana seyogyanya mempelajari Dharma sebagai ajaran dari
guru agung kita yang akan membantu kita dalam menemukan sisi outstanding atau keluarbiasaan dalam
diri kita sebagai generasi muda Buddhis.
Perlombaan Cerita GABI
Keseluruhan lomba ini menggali dan
mengeksplorasi sisi outstanding yang
dimiliki oleh Pemuda Buddhayana. Para pemuda Buddhayana sesungguhnya adalah
pemuda yang luar biasa karena menjadi luar biasa tidak hanya bagi dirinya
sendiri, namun dapat menjadi luar biasa bagi orang lain. Pemuda Buddhayana
telah berkontribusi dengan melayani umat Buddha di PMV/C atau di tingkat
provinsi sebagai Sekber PMVBI Provinsi. Mereka semua adalah pemuda luar biasa
yang bersedia mengorbankan tenaga, waktu, dan kehidupan mereka untuk kemajuan
agama Buddha di Indonesia.
So, who’s your hero?
WE ARE, CAPTAIN!
STKN, we are ready…….!!!
Sabtu, 28 Desember 2013
Liputan Sarasehan dan Temu Karya Nasional SEKBER PMVBI 2013 - Opening Ceremony
Sarasehan & Temu Karya Nasional 2013
Tahun ini Pemuda Buddhayana Indonesia berkumpul dan berkarya dalam acara Sarasehan & Temu Karya Nasional Sekber PMVBI
(Pemuda Buddhayana) 2013 di Provinsi Jawa Timur, di mana Sekber
PMVBI Provinsi Jawa Timur menjadi tuan rumah. Acara yang berlangsung dari tanggal 28 Desember hingga 31 Desember 2013 tersebut diikuti oleh 23 provinsi di Indonesia. Hari ini, 28 September 2013,
berlangsung acara Pembukaan Sarasehan & Temu Karya Nasional (STKN). Tampak diantaranya beberapa tamu penting yang
hadir di acara berskala nasional ini, termasuk Dr. Po (panggilan
akrab Dr. Ponijan Liaw) yang secara langsung menyatakan acara ini berlangsung
dengan megah.
Acara yang sudah berlangsung kesepuluh kali
sepanjang sejarah Sekber PMVBI (Pemuda Buddhayana) di Indonesia ini mengangkat
tema “Becoming an Outstanding Youth
Generation”yang berarti ”Menjadi Generasi Muda yang Luar Biasa”. Diselenggarakan beberapa lomba
temu karya yang diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan diantara para
pemuda Buddhayana, yaitu lomba media informasi komunikasi (STKN Flash News dan I-Blogz), tenis meja, futsal, cerdas tepat Dhamma, Buddhayana Idol, cerita GABI, seni membaca Dhammapada, dan Dhammaduta. Selain itu, akan diadakan permainan catur manusia yang akan masuk ke dalam rekor MURI.
Penyalaan Obor oleh Sdr. Suryanto
Pukul 16.00 Sarasehan Sesi II disampaikan oleh Y.A. Mahathera Viriyaanadi moderator Upa. Hendra Lim. Bhante membawakan materi “Semangat & Perjuangan Mahavihara Mojopahit”. Melalui cerita dan napak tilas sejarah kerajaan Mojopahit (Majapahit), kami dapat merasakan semangat dan perjuangan Bhante sesungguhnya, yang kami rasa sebagai sisi outstanding Beliau. Kami juga memperoleh penjelasan arsitektur Dhammasala Vihara Mojopahit yang mirip dengan rumah adat Jawa mengandung unsur ajaran Buddha, yaitu 4 tiang dalam melambangkan 4 kesunyataan mulia, 8 tiang samping melambangkan 8 jalan utama, 5 tangga melambangkan Pancasila, dan atap 3 tingkat melambangkan Triratna. Bhante menjelaskan dengan sangat rinci sehingga para Pemuda Buddhayana dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap sejarah dan budaya Indonesia.
Kontingen Provinsi Jawa Barat
Langganan:
Postingan
(
Atom
)





