Jumat, 31 Mei 2013

Pesan dan Renungan Waisak 2557 BE

Pesan dan Renungan Waisak 2557
Sangha Agung Indonesia


Namo Sanghyang Adi Buddhaya
Namo Tassa Bhagawato Arahato Sammasambuddhassa
Namo Sabbe Bodhisattwaya Mahasattwaya

Setiap kali Hari Waisak tiba umat Buddha akan mengenang tiga peristiwa yang terjadi dalam kehidupan guru junjungan para dewa dan manusia:
1.    Kelahiran calon Buddha, yaitu Pangeran Siddhartha Gotama, di TamanLumbini.
2.    Tercapainya Penerangan Sempurna, yaitu Petapa Gotama menjadi Buddha, di Buddha Gaya.
3.    Mahaparinirwana Buddha, yaitu Buddha Gotama meninggalkan dunia ini, di Kusinara.

Selamat Trisuci Waisak 2557 BE

Persembahan Video Waisak dari Sekber PMVBI Jawa Barat. Check this out guys! :) Happy Vesakh.. /|\

Selamat Trisuci Waisak 2557 BE <--- KLIK

Selasa, 21 Mei 2013

Kunjungan Ke Vihara Budi Dharma Purwakarta , 19 Mei 2013



Berikut liputan (Berupa foto) dari kunjungan Sekber Jabar Ke Vihara Budi Dharma Purwakarta, 19 Mei 2013
 Saat Game Meditasi untuk Anak-anak gabi sekolah minggu Vihara Budi Dharma berlangsung ..



Semangat nya anak-anak dalam mengikuti games meditasi ini :)

Kamis, 16 Mei 2013

Day of Mindfulness (DoM) - "Wake Up"


Wake Up adalah tema Day of Mindfulness (DoM) yang diadakan di Vihara Widhi Sakti, yang diadakan selepas Acara Pelantikan Vihara Widhi Sakti, bertempat di Bhakti Sala dan Dharma Sala Widhi Sakti. Para peserta yang mengikuti acara ini berasal dari perwakilan PMV Buddhasena, PMV Dharma Ratna, PMV Vimala Dharma, dan PMV Bhumi Pharsjia.

Minggu, 12 Mei 2013 - Day of Mindfulness diadakan oleh Sie. Kerohanian Sekber PMVBI Jabar yang hadir pada saat itu, yaitu Felix Surya Putra dan Intan Vandhery. Di awal acara, DoM ini dilaksanakan di ruang Bhakti Sala. Acara ini dimulai dengan duduk membentuk lingkaran dan mengambil nasi tumpeng yang berada di tengah-tengah para pemuda yang hadir pada saat itu. Secara bergiliran, tiga orang demi tiga orang berjalan ke tengah mengambil makanan dengan hening dan tidak terburu-buru, serta kembali ke posisi duduknya setelah mengambil makanan. Makanan yang telah diambil tidak langsung dimakan, pemuda-pemudi belajar untuk sabar dan menunggu teman-teman lainnya untuk mengambil makanan walaupun perut mereka masing-masing sudah seolah-olah berteriak meminta makanan. Sementara itu, baik yang sudah mengambil makanan maupun yang telah mengambil makanan bisa melatih hidup berkesadaran dengan menarik dan menghembuskan napas secara sadar. Setelah pembacaan renungan makan dan mendengar bunyi bel, semuanya diperkenankan untuk makan berkesadaran, yaitu menyadari sedang makan dan tidak berbicara.